Banner
wikipedia Indonesiaedukasi
Jajak Pendapat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat
Statistik

Total Hits : 78341
Pengunjung : 22499
Hari ini : 6
Hits hari ini : 27
Member Online : 1
IP : 54.145.16.43
Proxy : -
Browser : Opera Mini
:: Kontak Admin ::

Agenda
13 December 2017
M
S
S
R
K
J
S
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6

Membangun Karakter Cerdas di 2016

Tanggal : 02-02-2016 09:08, dibaca 279 kali.

Tahun 2015 telah meninggalkan kita dengan segala fenomena yang sudah kita alami. Tahun ke depan adalah tantangan dan harapan. Seluruh  warga sekolah Pembangunan Laboratorium UNP mesti melakukan Intropeksi diri terhadap capaian yang telah dan belum terujud. Pencapaian prestasi yang telah diraih adalah suatu tantangan untuk mempertahankan dan meningkatkannya ke arah yang lebih baik. Sementara kelemahan dan kekurangan adalah pekerjaan rumah (PR) besar bagi kita untuk memperbaiki, baik secara pribadi maupun secara institusi.

Perubahan terhadap cita-cita dan perjuangan dalam dunia pendidikan khususnya di  Sekolah Pembangunan Laboratorium UNP mesti dilakukan. Perubahan yang terpenting adalah  proses penciptaan dan penanaman nilai karakter cerdas dan cinta lingkungan kepada generasi penerus. Penciptaan dan penanaman nilai karakter ini akan terujud bila proses diawali secara cerdas. Dan yang mampu mengawali dan menciptakan proses secara cerdas adalah guru-guru, dan pimpinan yang cerdas dan berkarakter.

Guru-guru dan pimpinan  yang cerdas dan berkarakter, adalah orang yang mampu berhijrah ke arah keagungan. Mengikuti laju percepatan waktu, memunculkan tantangan-tantangan positif dalam diri, memunculkan gagasan baru dan mengaplikasikannya ke dalam kerangka ilmu dan tugas yang diemban demi sebuah kemajuan

Pendidikan yang dilaksanakan di Sekolah Pembangunan Laboratorium UNP diharapkan mampu melahirkan masyarakat yang terdidik berakhlak mulia dan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk hidup secara harmonis, toleran dalam kemajemukan, berwawasan kebangsaan yang demokrasi serta berwawasan global. Hal ini relevan dengan tujuan pendidikan nasional sebagaimana tercantum dalam UU Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem Pendidikan Nasional pasal 3. Akhlak mulia merupakan aspek penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pembentukan akhlak mulia identik dengan pembentukan watak atau karakter seseorang. Tanpa karakter yang baik, seseorang akan dengan mudah melakukan apa saja asal dirinya senang walaupun menyakiti orang lain. Mengingat pentingnya karakter bagi seseorang maka pembentukan karakter harus dilakukan sedini mungkin agar terbentuk sumber daya manusia (SDM) yang kuat karakternya, mampu tampil sebagai pribadi yang berbudi luhur dan berhati mulia serta berkepribadian yang mantap. Dan inilah yang menjadi ciri keunggulan di Sekolah Pembangunan Laboratorium UNP.

 

 

Pembentukan karakter sangat diperlukan dalam melangsungkan kehidupan, berbangsa dan bernegara yang aman, adil dan sejahtera. Oleh karena itu untuk membentuk karakter generasi muda ke depan, diperlukan perhatian dari berbagai pihak di sekolah ini. Pembentukan kerakter dapat diartikan membentuk kepribadian yang dalam proses pembentukan dipengaruhi oleh keluarga, sekolah dan masyarakat. Namun, sekolah tetap merupakan tempat yang strategis dalam membentuk karakter siswa sehingga siswa akan memiliki kepribadian yang mantap.

 Melirik ke belakang, beberapa tahun yang lalu, sekolah pembangunan, khususnya SMP Pembangunan Laboratorium UNP adalah gudangnya sampah. Sekolah yang berdiri begitu megah, ternyata berisi tumpukkan sampah. Di dalam ruangan belajar, di depan pintu masuk kelas,di sepanjang lorong, di tangga samping kiri luar sampai kelantai tiga, semuanya penuh dengan sampah basah dan kering. Botol-botol dan plastik minuman dan makanan berserakan. Sampah-sampah yang berserakan di lantai ruang belajar terlihat tidak digubris oleh sebahagian besar guru. Sekolah saat itu seolah tak berdaya. 

Kesadaran guru akan kebersihan juga belum sepenuhnya terlihat. Himbauan tentang pentingnya kebersihan juga belum mendapat dukungan. Toilet guru dan toelet siswa tak kalah baunya jika siang tiba. Tanah-tanah bekas alas kaki berceceran di lantai. Hal ini sangat menganggu, terutama terhadap kelas-kelas terdekat.  

Persoalan ini menyentakkan para pimpinan untuk melakukan berbagai kebijakan yang disepakati bersama. Kebijakan dikemas dalam kerangka menanamkan, menumbuhkan, serta membudayakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi seluruh warga sekolah. Kegiatan ini cukup efektif. Kelas-kelas mulai ditata. Tong sampah diperbanyak. Gerakkan sabtu bersih (Sabarsih), Satu sampah Ambil langsung (Samsung) digalakkan.

Sekolah mulai menggeliat. jika sekarang kita melihat, sampah sekecil apapun sulit untuk ditemukan. Tentu ini bukanlah pekerjaan mudah bagi pimpinan. Menunggu dua tahun untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya kebersihan bagi lingkungan. Kesadaran yang sudah mulai terbina, akan terus di pantau dan diawasi, sebab prilaku buruk yang dibawa dari lingkungan luar terkadang masih sulit untuk dikendalikan. Para siswa masih sering mencuri kesempatan untuk dapat membawa makanan berplastik dari luar ke dalam kelas.

Penyadaran ini memang butuh waktu, butuh kesabaran, butuh tindakan. Mari bersama kita sambut dan jalani tahun 2016 dengan cerdas, dengan penataan kinerja dan harapan yang lebih baik. Mari bermetamorfosis. demi kemajuan Sekolah Pembangunan Laboratorium UNP, demi Kemajuan Anak Bangsa.



Pengirim : Marlini Tankuncay (Guru SMP Pembangunan Laboratorium UNP)
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas